Kisah Seorang Yahudi Masuk Islam dibulan Muharam


123muslim.com
Dikisahkan seorang fakir yang mempunyai keluarga pada hari 10 Muharam berpuasa bersama keluarganya dan mereka tidak mempunyai apa-apa kemudian dia keluar dan keliling mencari makanan untuk dijadikan makanan buka, maka masuklah dia kepasar penukaran uang, dia melihat laki-laki muslim yang sedang membentangkan sesuatu persegi delapan ditokonya yang luas, dan dituangkanlah emas dan perak diatasnya, kemudian orang fakir tadi mendatangi laki-laki tadi dan mengucapkan salam seraya berkata:  “wahai Tuanku!, saya seorang fakir, barangkali engkau mau meminjamkan uang satu dirham yang akan saya belikan makanan buat keluargaku dan engkau aku do’akan pada hari ini”. Laki-laki muslim tadi memalingkan wajahnya dan tidak memberikan sesuatupun untuk orang kafir tadi dan sifakir itupun pulang dengan hati yang sedih. Kemudian berpaling dan air matanya mengalir dipipinya, seketika itu ada tetangganya laki-laki tadi yang bekerja sebagai  penukar uang melihatnya, dia seorang yahudi, dan menghampirinya kemudian terjadi perbincangan antara keduanya,
Yahudi: “Aku lihat engkau berbicara dengan tetanggaku fulan”-laki-laki muslim tadi-.
Fakir: “aku menginginkan satu dirham darinya buat beli makanan untuk keluargaku, tetapi dia berpaling dan menolak permintaanku dan aku kukatakan pada dia (“saya do’akan engkau hari ini”)”.
Yahudi: “hari apa ini?”
Fakir: “ini hari 10 Muharam”, dia sebutkan sebagian keutamaan hari tersebut. Kemudian Yahud tadi mengambil 10 dirham.
Yahudi: “ambillah ini dan belanjakanlah buat keluargamu untuk memulyakan hari ini”.
Kemudian sifakir pergi dan gembira karena pemberian tadi dan mencukupi keluarganya dengan nafaqoh (belanjaan).
Ketika malam tiba penukar uang muslim bermimpi seperti kiamat telah tiba dan dia merasa sangat haus dan susah, tiba-tiba dia melihat gedung terbuat dari mutiara putih, pintunya dari intan merah, kemudian dia mengangkatkan kepalanya seraya berkata: “hai orang yang mempunyai gedung ini berilah aku seteguk air minum”. Kemudian ada suara berkata ”kemarin gedung ini adalah gedungmu, ketika engkau tidak member seorang fakir dan membuatnya sedih, nama kepemilikanmu dihapus dan ditulislah (digantikan) dengan nama tetanggamu yahudi yang mencukupi orang fakir dan memberinya 10 dirham”. Kemudian dia bangun dalam keadaan takut, dan meneriaki dirinya dengan celaka dan binasa. Kemudian dia mendatangi tetangga yahudinya dan berkata: “kebenaran punyaku atas kamu, aku punya hajat padamu.
Yahudi: “ apa hajatmu?”
Muslim: “kutukar pahala 10 dirham yang kau berikan kepada orang fakir dengan 100 dirham”.
Yahudi: “ demi Allah, tidakkan kuberikan walau dengan 100 dinar, dan andaikata engkau ingin memasuki pintu gedung yang kau lihat kemarin sungguh tidak aku azini kau memasukinya”
Muslim: “siapa yang membuka rahasia terlindung ini padamu?”
Yahudi: “Dia adala Dzat yang berfirman pada sesuatu dengan “Kun Fa Yakun” dan saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang esa dan tidak ada yang menyekutuinya, dan saya bersakasi bahwa Nabi Muhammad adalah hambaNya utusanNya”

dari kitab syrahnya fathul mu'in

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »