Empat Tokoh Indonesia Masuk 50 Muslim Berpengaruh Dunia, Siapa Saja?

Majalah The Muslim merilis nama 50 muslim paling berpengaruh di dunia dalam artikel yang berjudul The world’s 500 Most Influence Muslims 2017.


Terdapat nama Sheikh Ahmad Muhammad Al-Tayyeb yang merupakan ulama besar Al-Azhar University sekaligus Grand Syekh al-Azhar, Kairo, Mesir. Kemudian, King Abdullah II ibn Al-Hussein yang merupakan Raja kerajaan Yordania dan nama Raja Saudi Arabia, King Salman bin Abdul Aziz Al-Saud.

Terdapat juga nama Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan. Di kalangan ulama, ada nama Yusuf al-Qaradhawi, Habib Umar bin al-Hafiz Yaman, dan Syekh Hamza Yusuf Hanson Amerika Serikat.

Dari Indonesia, terdapat empat nama yang masuk dalam deretan 50 Muslim berpengaruh tersebut. Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannnya:   

Presiden Joko Widodo


Nama Presiden Joko Widodo berada di urutan ke-13. Presiden Jokowi dipilih sebagai Muslim berpengaruh karena ia mampu memberi keyakinan kepada rakyat Indonesia tentang adanya figur pemimpin yang bersih dari tindak kejahatan korupsi maupun kriminal lainnya.
Hal ini mengingat banyaknya politisi Indonesia yang terlibat kasus korupsi.

KH Said Aqil Siroj


Nama Said Aqil Siroj berada di urutan ke-20. Beliau dipilih sebagai salah satu Muslim berpengaruh  di dunia karena jabatannya sebagai ketua umum salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Selain itu, PBNU juga merupakan salah satu organisasi yang berpengaruh di dunia. Kang Said, begitu akrab disapa, memiliki peranan besar dalam menegakan Ahlussunah wal Jama’ah di Indonesia.

NU telah memberikan kontribusi yang besar untuk masyarakat Indonesia di bidang pembangunan pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan. Kang Said, seperti para pendahulunya, menggawangi NU sebagai organisasi moderat dan mengawal agenda seperti hukum antikorupsi dan langkah-langkah reformasi sosial yang berakar dalam prinsip Islam.

Prof Din Syamsuddin


Nama Din Syamsuddin berada di urutan ke-41. Pria berusia 58 tahun ini memengaruhi dunia Muslim di berbagai bidang. Menjadi ketua umum ormas Islam Muhammadiyah pada 2005-2015. Ia terpilih dua kali untuk memimpin salah satu organisasi Islam besar di Indonesia ini.

Din juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia, anggota dari Kelompok Strategis Visi Rusia, Ketua Forum Perdamaian Dunia dan Presiden Dialog Antar-Agama. Selain itu ia juga Guru Besar Pemikiran Politik Islam di Universitas Nasional Islam di Jakarta dan Ketua Pusat Dialog dan Kerja Sama antar-Peradaban.

Habib Luthfi bin Yahya

Sumber Gambar: NU.or.id

Habib Luthfi bin Yahya berada di urutan ke-45. Saat ini ia menjabat sebagai Ra'is 'Amm dari Jam'iyyah Ahli Thariqah al-Mu'tabarah al-Nahdliyah (Asosiasi Tarekat yang Diakui di bawah NU), Kepala MUI Jawa Tengah, dan pemimpin spiritual dari Tarekat Ba Alawi di Indonesia. Ba Alawi adalah keturunan dari Nabi Muhammad SAW yang bermigrasi ke Hadramaut di Yaman pada awal sejarah Islam. Mereka memainkan peran utama dalam membawa Islam ke bagian timur, termasuk Indonesia dan Malaysia.

Dia telah mendirikan ribuan sekolah, masjid dan zawiyah di Indonesia. Dia menekankan praktik spiritual, terutama pembacaan wirid. 

Sumber: Republika

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »