Puisi:"Di Masjid" (Chairil Anwar)

"Di Masjid"

Kuseru saja Dia
Sehingga datang juga

Kamipun bermuka-muka

Seterusnya Ia bernyala-nyala dalam dada
Segala daya memadamkannya
Bersimpuh peluh diri tak bisa diperkuda

Ini ruang 
Gelanggang kami berperang

Binasa-membinasakan 
Satu menista lain gila 
(Chairil Anwar 1943)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »