07 January 2026

Ngaji Muqaddimah Al Qanun Al Asasi Li Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (Hal.22)



عن أبي هريرةَ رضيَ اللهُ عنه قال: قال رسولُ اللهِ صلّى اللهُ عليهِ وسلّم: لا تحاسدوا ولا تناجشوا ولا تباغضوا ولا تدابروا، ولا يبعْ بعضُكم على بيعِ بعضٍ، وكونوا عبادَ اللهِ إخوانًا. (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
  “Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling membenci, dan saling memutuskan hubungan. Janganlah kalian menjual di atas penjualan orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.” (Riwayat Muslim).

إنَّما الأُمَّةُ الواحدةُ كالجِسمِ، وأفرادُها كالأعضاءِ،
كلُّ عضوٍ له وظيفةٌ صُنِعَ، لا ترى الجِسمَ عنه في استغناءٍ.

Suatu umat bagaikan satu jasad yang satu, orang-orangnya ibarat anggota-anggota tubuhnya.

Setiap anggota mempunyai tugas dan perannya masing-masing; janganlah kamu menganggap tubuh itu tidak membutuhkan salah satu anggotanya.

ومن المعلومِ أنَّ الناسَ لا بُدَّ لهم من الاجتماعِ والمخالطةِ، لأنَّ الفردَ الواحدَ لا يمكنُ أن يستقلَّ بجميعِ حاجاته، فهو مُضطرٌّ بحكمِ الضرورةِ إلى الاجتماعِ الذي يجلبُ إلى أُمَّته الخيرَ ويدفعُ عنها الشرَّ والضَّيرَ، فالاتحادُ وارتباطُ القلوبِ بعضُها ببعضٍ، وتظافرُها على أمرٍ واحدٍ واجتماعُها على كلمةٍ واحدةٍ. من أهمِّ أسبابِ السعادةِ وأقوى دواعي المحبّةِ والمودّةِ، وكم به عُمِرَتِ البلادُ وسادتِ العبادُ وانتشرَ العمرانُ، وتقدَّمتِ الأوطانُ وأُسِّستِ الممالكُ وسُهِّلتِ المسالكُ، وكثرةُ التواصُلِ إلى غيرِ ذلك من فوائدِ الاتحادِ الذي هوأعظمُ الفضائلِ وأثمنُ الأسبابِ والوسائلِ.

Sebagaimana telah dimaklumi, bahwa manusia itu tidak mungkin hidup tanpa bermasyarakat, berbaur, dan bersosialisasi dengan yang lain. Sebab seseorang tidak mungkin secara sendiri memenuhi seluruh kebutuhannya. Mau tidak mau, ia harus bermasyarakat dan berkumpul, yang dengan itu dapat mendatangkan kebaikan bagi umatnya serta menolak keburukan dan berbagai ancaman bahaya darinya.

Karena itu, persatuan, keterikatan hati satu sama lain, saling membantu dalam menangani suatu urusan, serta seia sekata dalam satu tujuan merupakan sebab-sebab kebahagiaan yang paling utama dan faktor terkuat dalam menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang.

Betapa banyak negara-negara menjadi makmur, rakyat menjadi sejahtera, hamba-hamba menjadi pemimpin yang berkuasa, pembangunan berjalan lancar, hubungan antarmanusia menjadi baik, dan manfaat melimpah sebagai hasil dari persatuan. Persatuan adalah keutamaan yang paling besar dan merupakan sebab serta sarana yang paling efektif.

  • KH. Hasyim Asy’ariMuqaddimah Al-Qanun Al-Asasi li Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, Maktabah At-Turats Al-Islami 

Ngaji Muqaddimah Al Qanun Al Asasi Li Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (Hal.22) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Sirojudin

0 komentar:

Post a Comment