09 January 2026

"Saya Tidak Butuh Hukum Internasional": Donald Trump Tanggapi Enteng Kecaman PBB Soal Venezuela

 


JAKARTA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menanggapi dingin tudingan publik dan lembaga internasional mengenai pelanggaran hukum internasional dalam operasi militer di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Dalam sebuah pernyataan yang provokatif, Trump menegaskan bahwa tindakannya hanya dibatasi oleh prinsip pribadinya.

Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Hanya itu yang bisa menghentikan saya,” ujar Trump kepada The New York Times sebagaimana dilansir oleh Al Jazeera

Ia secara terbuka menyatakan ketidakpeduliannya terhadap aturan global yang ada: 

Saya tidak butuh hukum internasional. Saya tidak berniat menyakiti orang lain,” tambahnya.

PBB: AS Rusak Prinsip Dasar Dunia

Pernyataan Trump ini muncul setelah Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Volker Turk, memberikan peringatan keras bahwa operasi militer AS di Venezuela telah merusak prinsip-prinsip dasar hukum internasional. Turk menekankan melalui pesan di platform X bahwa negara-negara dilarang menggunakan kekerasan untuk mengejar tuntutan politik atau klaim teritorial mereka.

Operasi militer besar-besaran tersebut dilancarkan pada Sabtu (3/1/2026) dini hari, yang secara simbolis bertepatan dengan peringatan penggulingan Manuel Noriega di Panama. Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, kemudian dibawa ke Amerika Serikat dan telah muncul di pengadilan federal Manhattan pada 5 Januari untuk membantah semua dakwaan yang diajukan oleh pemerintahan Trump.

Agresivitas Trump Terhadap Greenland

Ketegangan internasional tidak hanya terbatas pada Amerika Latin. Trump kembali memicu kekhawatiran global, khususnya di Eropa, terkait ambisinya terhadap Greenland. Ia mengeklaim bahwa Amerika Serikat "benar-benar" membutuhkan wilayah otonom Denmark tersebut karena alasan keamanan strategis terhadap pengaruh Rusia dan China.

Menanggapi agresivitas ini, Uni Eropa (EU) dikabarkan mulai menyusun rencana pencegahan guna menghadapi kemungkinan konfrontasi langsung atau upaya perebutan wilayah oleh Amerika Serikat. Meskipun Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen telah mendesak Trump untuk berhenti mengancam Greenland, Trump tetap berdalih bahwa pulau tersebut penting bagi pertahanan "dunia bebas".

Sementara itu, pihak Greenland melalui mantan Perdana Menteri Mute Egede telah menegaskan bahwa pulau mereka sama sekali tidak untuk dijual.


Referensi: Republika Online. (2026, 9 Januari). Trump: Saya tidak Butuh Hukum internasional. Diakses dari https://khazanah.republika.co.id/berita/t8ki6u483/trump-saya-tidak-butuh-hukum-internasional-part3

Tanggal Akses: 9 Januari 2026

"Saya Tidak Butuh Hukum Internasional": Donald Trump Tanggapi Enteng Kecaman PBB Soal Venezuela Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Sirojudin

0 komentar:

Post a Comment