03 January 2026

Menyebut-Nya dengan Basmalah, Kepastian Keberkahan (Ringkasan I’anah al-Thalibin)


Basmalah (bismillāh ar-raḥmān ar-raḥīm) memiliki kedudukan agung dalam tradisi keilmuan Islam. Selain dibahas dari sisi hukum, para ulama juga menekankan keutamaannya sebagai sumber keberkahan dan pertolongan Allah Swt.

Dalam kitab I‘ānat ath-Thālibīn ‘alā Ḥall Alfāẓ Fatḥ al-Mu‘īn karya Syekh Abu Bakr Syatha ad-Dimyathi (Jilid 1, hlm. 29), diriwayatkan bahwa ketika basmalah diturunkan, alam semesta menunjukkan reaksi pengagungan, dan Allah Swt. bersumpah dengan keagungan-Nya bahwa tidaklah nama-Nya disebut atas orang sakit kecuali Dia menyembuhkannya, dan tidak pula disebut atas sesuatu kecuali Dia memberkahinya.

Riwayat ini menegaskan bahwa basmalah bukan sekadar lafaz pembuka, melainkan sarana menghadirkan rahmat, kesembuhan, dan keberkahan dalam setiap urusan seorang muslim.


Referensi

Abu Bakr Syatha ad-Dimyathi, I‘ānat ath-Thālibīn ‘alā Ḥall Alfāẓ Fatḥ al-Mu‘īn, Jilid 1, hlm. 29, Dar as-Salām, Kairo, 2021.

وروي أنها لما نزلت هرب الغيم إلى المشرق، وسكنت الرياح، وهاج البحر، وأصغت البهائم بآذانها، ورجمت الشياطين، وحلف الله بعزته وجلاله أن لا يسمى اسمه على مريض إلا شفاه، ولا يسمى اسمه على شئ إلا بارك فيه


Menyebut-Nya dengan Basmalah, Kepastian Keberkahan (Ringkasan I’anah al-Thalibin) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Sirojudin

0 komentar:

Post a Comment