Cikampek — PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatatkan tonggak baru dalam pengembangan industri pupuk nasional dengan memulai pembangunan pabrik NPK Nitrat berbasis amonium nitrat pertama di Indonesia. Proyek strategis ini digarap melalui dua anak usaha, yakni Pupuk Kujang Cikampek dan Rekayasa Industri (Rekind).
Pembangunan pabrik tersebut ditandai dengan kegiatan groundbreaking yang dilaksanakan di kawasan industri Kujang Cikampek, Jawa Barat. Kehadiran pabrik NPK Nitrat ini diharapkan menjadi penguat baru bagi kemandirian pasokan pupuk nasional yang lebih modern, efisien, dan bernilai tambah tinggi, khususnya dalam mendukung agenda swasembada pangan.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis dalam mendorong hilirisasi industri pupuk nasional. Pembangunan pabrik NPK Nitrat juga sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan industri strategis nasional.
“Groundbreaking pabrik NPK Nitrat ini menjadi tonggak penting karena yang kita bangun akan menjadi landasan sejarah baru bagi industri pupuk dan pertanian Indonesia. Ini kami persembahkan sebagai penutup tahun yang bermakna bagi petani, sekaligus ikhtiar berkelanjutan menuju swasembada pangan nasional,” ujar Rahmad dalam keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).
Kurangi Ketergantungan Impor
Rahmad menjelaskan, pabrik NPK Nitrat tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada kuartal III tahun 2027, tepatnya pada 12 Agustus 2027. Pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 100 ribu metrik ton per tahun.
Dengan kapasitas tersebut, pabrik NPK Nitrat Cikampek diperkirakan mampu memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan nasional terhadap pupuk NPK Nitrat. Selama ini, sebagian besar kebutuhan pupuk jenis tersebut masih dipenuhi melalui impor.
Keberadaan pabrik ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor, memperkuat rantai pasok pupuk di dalam negeri, serta memberikan pilihan pupuk yang lebih tepat guna bagi sektor pertanian modern.
Penguatan Industri dan Pertanian
Pembangunan pabrik NPK Nitrat juga dinilai akan memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian, tetapi juga bagi industri nasional. Selain meningkatkan efisiensi produksi pupuk, proyek ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta mendorong transfer teknologi di bidang industri pupuk berbasis kimia lanjut.
Dengan dimulainya proyek ini, Pupuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai tulang punggung penyedia pupuk nasional, sekaligus mendukung transformasi pertanian Indonesia menuju sistem yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Referensi
Metro TV News. Cetak Sejarah, Pupuk Indonesia Bangun Pabrik NPK Nitrat Pertama di Indonesia.
Tautan: https://www.metrotvnews.com/read/NxGCPo0V-cetak-sejarah-pupuk-indonesia-bangun-pabrik-npk-nitrat-pertama-di-indonesia
Diakses pada: 24 Desember 2025.

0 komentar:
Post a Comment