20 February 2026

Masih Ingat Makian 'Orang Tolol' ke Rakyat? Kini Ahmad Sahroni Kembali Berkuasa di Kursi Pimpinan Komisi III

 


JAKARTA – Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, secara mengejutkan kembali menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada Kamis (19/2/2026). Penetapan ini memicu diskursus publik lantaran Sahroni dianggap belum sepenuhnya menyelesaikan masa hukuman penonaktifan selama enam bulan yang dijatuhkan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Sahroni resmi menggantikan Rusdi Masse yang berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kembalinya "Crazy Rich Tanjung Priok" ini ke tampuk pimpinan komisi hukum tersebut memantik ingatan publik pada insiden yang membuatnya terjungkal tahun lalu.

Pemicu Masalah: Diksi "Tolol" di Ruang Publik

Kasus ini bermula pada Agustus 2025, saat gelombang protes masyarakat menyasar DPR terkait kenaikan tunjangan anggota dewan. Menanggapi desakan publik untuk membubarkan DPR, Sahroni mengeluarkan pernyataan kontroversial saat kunjungan kerja di Polda Sumut.

"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita," ujar Sahroni (22/8/2025).

Ucapan tersebut memicu kemarahan massa hingga berujung pada pengrusakan di kediaman pribadinya di Tanjung Priok.

Sanksi Berlapis: DPP NasDem dan Putusan MKD

Merespons tekanan publik, DPP Partai NasDem mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Sahroni per 1 September 2025. Kasus ini kemudian bergulir ke MKD DPR yang memberikan vonis pada 5 November 2025.

Wakil Ketua MKD, Adang Daradjatun, menyatakan bahwa Sahroni dihukum penonaktifan sebagai anggota DPR selama enam bulan karena penggunaan diksi yang tidak pantas.

"Menghukum teradu 5 Ahmad Sahroni non-aktif selama 6 bulan berlaku sejak tanggal putusan ini dibacakan yang dihitung sejak penonaktifan sebagaimana keputusan DPP Nasdem," tegas Adang dalam persidangan MKD.

Kontroversi Masa Hukuman dan Dalih Pengalaman

Meski secara hitungan kalender masa penonaktifan enam bulan dari November 2025 semestinya baru berakhir pada Mei 2026, Fraksi NasDem telah mengajukan nama Sahroni kembali ke pimpinan DPR. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menetapkan jabatan tersebut setelah mendapat persetujuan anggota Komisi III.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, berdalih bahwa Sahroni dipilih kembali karena rekam jejak dan pengalamannya yang mumpuni di bidang hukum.

"MKD kan sudah memutuskan. Jadi kalau memang sudah ditetapkan ya, oleh pimpinan DPR, di Komisi III ya, artinya di DPR terkait dengan putusan MKD sudah selesai. Ya, udah selesai dijalani kan gitu," klaim Saan (19/2/2026).


Referensi: Kompas.com. (2026, 20 Februari). Sahroni Comeback Jadi Pimpinan Komisi III DPR Usai Insiden "Orang Tolol". Diakses dari https://nasional.kompas.com/read/2026/02/20/07060941/sahroni-comeback-jadi-pimpinan-komisi-iii-dpr-usai-insiden-orang-tolol.

Tanggal Akses: 20 Februari 2026

Masih Ingat Makian 'Orang Tolol' ke Rakyat? Kini Ahmad Sahroni Kembali Berkuasa di Kursi Pimpinan Komisi III Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Sirojudin

0 komentar:

Post a Comment