JAKARTA – Rangkaian puncak ibadah haji 1447 Hijriah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina resmi berakhir. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi kini mengalihkan fokus penuh untuk menyiapkan proses pemulangan jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air yang dijadwalkan mulai bergulir pada Senin, 1 Juni 2026.
Proses kepulangan ini akan dibagi ke dalam dua gelombang besar berdasarkan lokasi bandara keberangkatan di Arab Saudi:
- Gelombang Pertama: Diberangkatkan mulai 1 Juni 2026 melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
- Gelombang Kedua: Diberangkatkan secara bertahap melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, hingga akhir Juni 2026.
Aturan Ketat Barang Bawaan dan Air Zamzam
Menjelang fase krusial ini, PPIH mengimbau seluruh jemaah untuk mulai mengemas dan menata barang bawaan mereka sejak dini. Petugas mengingatkan agar berat koper tidak sampai melebihi batas ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak maskapai penerbangan.
Selain itu, jemaah diminta ketat mematuhi aturan pengangkutan air zamzam agar tidak memicu hambatan atau keterlambatan saat proses pemeriksaan bagasi di bandara Arab Saudi.
“Alhamdulillah, secara umum jamaah haji Indonesia berada dalam kondisi baik. Kami terus mengingatkan jamaah agar menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting, serta mempersiapkan kepulangan dengan tertib,” ujar Petugas Haji, Tgk Khairul Huda, Minggu (31/5/2026).
Fokus Layanan dan Kepulangan Jemaah Aceh
Di samping mengurus administrasi dan memberikan edukasi regulasi bagasi, tim medis dan petugas lapangan tetap bersiaga memantau kesehatan jemaah. Pelayanan juga masih terus berjalan bagi jemaah nafar tsani yang baru saja kembali ke hotel di Makkah setelah menyelesaikan ritual lontar jumrah di Mina.
Sebagai gambaran regional, jemaah haji asal Aceh (Tanoh Rencong) dijadwalkan bakal mendarat secara bertahap di Bandara Sultan Iskandar Muda hingga tanggal 28 Juni 2026. Kedatangan kloter demi kloter ini dipastikan akan disambut hangat oleh keluarga melalui tradisi penyambutan lokal yang sudah mengakar turun-temurun.
Petugas berharap momentum kepulangan ini berjalan dengan disiplin dan lancar, sehingga seluruh jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga di lingkungan masing-masing dalam kondisi sehat serta menyandang predikat haji yang mabrur.
Referensi:
NU Online. (2026, 31 Mei). Pemulangan Jamaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026. Diakses dari https://nu.or.id/nasional/pemulangan-jamaah-haji-indonesia-dimulai-1-juni-2026-neDrt
Tanggal Akses: 31 Mei 2026

0 komentar:
Post a Comment