05 January 2026

Swasembada Energi 2026: RI Siap Operasikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

 


JAKARTA – Indonesia bersiap mencatat sejarah baru dalam sektor energi pada tahun 2026 dengan hadirnya kilang minyak terbesar di tanah air. Proyek strategis nasional ini memiliki kapasitas pengolahan fantastis mencapai 360 ribu barel per hari (bph).

Mengenal Pemilik dan Pengelola Kilang

Kilang raksasa ini merupakan bagian dari proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Proyek ini dikerjakan oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), yang merupakan anak usaha dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) di bawah naungan PT Pertamina (Persero).

Saat ini, proyek tersebut telah memasuki fase operasional awal melalui rangkaian start-up unit pengolahan utama, yaitu Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex. Unit ini disebut sebagai "jantung" modernisasi kilang yang akan memproduksi bahan bakar berkualitas tinggi dengan standar emisi setara Euro V.

Investasi Jumbo dan Dampak Ekonomi Nasional

Dengan nilai investasi mencapai US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 120 triliun, RDMP Balikpapan menjadi proyek modernisasi kilang terbesar di Indonesia sekaligus salah satu yang paling strategis di Asia Tenggara.

Keberadaan kilang ini diprediksi akan memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi Indonesia:

  • Kemandirian Energi: Kapasitas pengolahan minyak mentah meningkat drastis dari 260 ribu bph menjadi 360 ribu bph.

  • Penghematan Devisa: Proyek ini diperkirakan mampu memangkas nilai impor BBM hingga Rp 68 triliun per tahun.

  • Kontribusi PDB: Memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai Rp 514 triliun.

  • Produksi Gas: Selain BBM, kilang ini akan menambah kapasitas produksi LPG hingga 336 ribu ton per tahun.

Spesifikasi Teknis Unggulan

Proyek RDMP Balikpapan tidak hanya tentang kapasitas pengolahan, tetapi juga mencakup infrastruktur pendukung yang masif, antara lain:

  • Fasilitas tambat Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 DWT untuk penyandaran kapal tangki raksasa jenis VLCC.

  • Dua tangki penyimpanan minyak mentah baru di kawasan Lawe-Lawe dengan kapasitas masing-masing 1 juta barel.

  • Penyerapan tenaga kerja yang mencapai lebih dari 24.000 orang pada masa puncak konstruksi dengan tingkat TKDN di atas 35%.

Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan agenda Asta Cita pemerintah untuk memperkuat hilirisasi energi dan memperkokoh kedaulatan energi nasional menuju kemandirian yang berkelanjutan.


Referensi: CNBC Indonesia. (2026, 5 Januari). Siap-Siap RI Punya Kilang Minyak Baru Terbesar di 2026, Ini Pemiliknya. Diakses dari https://www.cnbcindonesia.com/news/20260105111640-4-699658/siap-siap-ri-punya-kilang-minyak-baru-terbesar-di-2026-ini-pemiliknya.

Tanggal Akses: 5 Januari 2026

Swasembada Energi 2026: RI Siap Operasikan Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Sirojudin

0 komentar:

Post a Comment