24 May 2026

Fase Kedatangan Selesai: 200 Ribu Lebih Jemaah Haji Indonesia Bersiap Hadapi Puncak Armuzna

 


JAKARTA – Kementerian Keagamaan/Haji memastikan seluruh fase keberangkatan jemaah haji reguler maupun khusus asal Indonesia dari Tanah Air telah resmi selesai dilaksanakan. Kini, seluruh konsentrasi pelayanan dan petugas di lapangan sepenuhnya dialihkan untuk mematangkan persiapan logistik serta keamanan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

​Berdasarkan data operasional terbaru per akhir pekan ini, tercatat sebanyak 527 kloter yang membawa 202.551 jemaah serta 2.098 petugas telah berkumpul di Makkah Al-Mukarramah. Selain itu, sebanyak 16.596 jemaah haji khusus juga dilaporkan sudah mendarat di Arab Saudi.

“Alhamdulillah, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Saat ini, seluruh layanan kami arahkan untuk memastikan kesiapan Armuzna, mulai dari tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, perlindungan jemaah, hingga penempatan petugas,” ujar Juru Bicara Kementerian, Maria Assegaff, Sabtu (23/5/2026).


Larangan Atribut KBIHU di Tenda Arafah-Mina

​Guna menjaga ketertiban dan menghindari kebingungan massal di tenda pemukiman jemaah, pemerintah mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

​KBIHU dilarang keras memasang atribut partisan, spanduk, stiker, atau penanda identitas golongan apa pun di area tenda Arafah maupun Mina.

“Apabila petugas menemukan atribut atau identitas KBIHU yang terpasang di tenda Arafah maupun Mina, atribut tersebut akan langsung dicabut. Kami juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan kepada pihak yang tetap melanggar,” tegas Maria.


Imbauan Fisik dan Kesadaran Bayar Dam Resmi

​Menjelang pergeseran pasukan ke Armuzna, jemaah sangat diimbau untuk mulai membatasi aktivitas fisik di luar ruangan demi menghemat energi, menjaga asupan nutrisi, serta menyiapkan barang bawaan seringkas mungkin (fokus pada dokumen identitas, obat pribadi, dan botol minum).

​Di sisi lain, pemerintah juga mengapresiasi tingginya kesadaran jemaah tahun ini dalam hal ketertiban administrasi ibadah. Tercatat sebanyak 145.341 jemaah telah membayar denda haji (dam) melalui jalur resmi yang transparan:

  • Melalui Adahi (di Arab Saudi): 102.364 jemaah.
  • Melalui Mekanisme Domestik (di Indonesia): 38.992 jemaah.

​Langkah tertib ini dinilai sangat membantu akuntabilitas pemotongan dan distribusi hewan kurban agar tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan.

Referensi:

NU Online. (2026, 24 Mei). Seluruh Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Suci, Fokus Persiapan Puncak Haji. Diakses dari https://nu.or.id/nasional/seluruh-jamaah-indonesia-tiba-di-tanah-suci-fokus-persiapan-puncak-haji-9UDdd

Tanggal Akses: 24 Mei 2026

Fase Kedatangan Selesai: 200 Ribu Lebih Jemaah Haji Indonesia Bersiap Hadapi Puncak Armuzna Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Sirojudin

0 komentar:

Post a Comment