Tapanuli Selatan — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyempatkan diri berdialog langsung dengan anak-anak korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, saat mengunjungi posko pengungsian di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Rabu (31/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo menanyakan apakah anak-anak di lokasi pengungsian sudah menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Anak-anak sudah dapat makan semua? Makan bergizi tiap hari sudah belum? Yang sudah angkat tangan,” tanya Presiden Prabowo kepada anak-anak di posko pengungsian.
Dari dialog itu, Presiden mendapat penjelasan bahwa dapur untuk pelaksanaan Program MBG di wilayah tersebut baru saja selesai dibangun, sehingga penyaluran makanan bergizi belum sepenuhnya berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya pemenuhan gizi anak-anak, khususnya di wilayah terdampak bencana, agar proses tumbuh kembang mereka tetap terjaga.
“Anak-anak harus makan yang baik supaya tumbuh sehat, kuat, pintar, dan nanti bisa menjadi masa depan bangsa Indonesia yang hebat,” ujar Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis belum sepenuhnya merata. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat kerja agar seluruh anak Indonesia dapat segera merasakan manfaat program tersebut.
“Saya minta maaf kalau belum semuanya. Kita akan bekerja lebih cepat lagi,” kata Prabowo.
Presiden juga menekankan bahwa seluruh program pemerintah, termasuk pemulihan pascabencana dan penyediaan Makan Bergizi Gratis, ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat. Saat Presiden menyampaikan komitmen pemerintah untuk menambah lapangan kerja dan memperkuat pemulihan ekonomi, para pengungsi menyambutnya dengan tepuk tangan.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Tapanuli Selatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan langsung terhadap penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara pada akhir 2025, sekaligus memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak.
Sumber:
Kompas.com
https://nasional.kompas.com/read/2026/01/01/07492771/prabowo-tanya-anak-korban-banjir-sumut-sudah-dapat-mbg-maaf-kalau-belum

0 komentar:
Post a Comment